Senin, 16 Februari 2015

Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran

Media tanam organik berasal dari komponen makhlik hidup, seperti bagian dari tanaman
(daun,batang,bunga,atau kulit kayu)

bahan organik berasal dari pelapukan batuan bahan organik juga dapat berasal dari bahan - bahan
sintetis atau kimia yang dapat di buat di pabrik beberapa media anorganik yang sering di jadikan
sebagai media tanam hidrogel,pasir,kerikil,pecahan batu bata,spons,tanah liat,zeolit,vermi kulit dan
perlit.

1.Modifikasi media tanam

hidroponik adalah salah satu teknologi budidaya tanam tanpa tanah dengan pemberian hara tanaman yang terkendali. hidroponik dapat di lakuakn dengan atau media tanam. media tanam yang dapat digunakan untuk hidroponik antara lain: sabut kelapa,ijuk,kerikil,arang,zeolit,dan air.

Teknik budidaya hidroponik

1).pembibitan
pembibitan di lakukan secara langsung atau melalui persemaian biasanya tumbuh kecambah pada hari 3 - 7 hari. bibit yang sudah siap tanam adalah bibit yang berusia 3 - 4 minggu atau memiliki
3 - 4 daun.

2).persiapan larutan nutrisi
larutan nutrisi merupakan sumber utama pasokan nutrisi tanaman. larutan nutrisi
dapat di berikan dalam bentuk genangan atau mengalir.

3).penanaman
pindahkan tanaman dari persemaian ke wadah tanam yang sudah diisi media steril.

4).perawatan
pada awal penanaman, simpan tanaman di daerah yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung. setelah berumur 1 - 2 minggu, tanaman sudah dapat di pindahkan di daerah dengan sinar matahari langsung, penambahan nutrisi di lakukan secara teratur dan sesuai kebutuhan tanaman, pengendalian OPT dilakukan  dengan pemberian pestisida dalam dosis rendah, tanaman di simpan
di tempat yang terlindung dari air hujan.

5).panen
pemanenan harus di lakukan dengan hati - hati agar tidak mengganggu produksi
berikutnya, perhatikan umur dan kriteria panen masing-masing tanaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar